Jurnal Lestari Sosial Budaya
https://jlsb-fisib.unpak.ac.id/index.php/JLSB
<p>Jurnal Lestari Sosial Budaya publishes scientific articles that focus on interesting and contemporary social and cultural studies. This journal publishes scientific articles that contain multidisciplinary content and cross-disciplinary dimensions from a socio-cultural perspective. Jurnal Lestari Sosial Budaya is published periodically twice a year, in June and December and is published by the Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Pakuan.</p> <p><span style="font-size: 0.875rem; font-family: 'Noto Sans', 'Noto Kufi Arabic', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;"><img style="font-size: 0.875rem; font-family: 'Noto Sans', 'Noto Kufi Arabic', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif;" src="https://jlsb-fisib.unpak.ac.id/public/site/images/jm/issn-3123-1780.jpg" alt="" width="1800" height="2546" /></span></p> <p> </p>Fakultas Ilmu Sosial dan Imu Budaya, Universitas Pakuanen-USJurnal Lestari Sosial Budaya3123-1780Hubungan Komunikasi Organisasi saat Fase Pra Krisis dalam Meningkatkan Kerjasama Tim Skadron 800 Sayap Udara 2 TNI Angkatan Laut
https://jlsb-fisib.unpak.ac.id/index.php/JLSB/article/view/74
<p><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi organisasi saat fase prakrisis dengan kerjasama tim di Skadron 800 Sayap Udara 2 TNI Angkatan Laut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 15 responden anggota tim operasional. Indikator komunikasi organisasi meliputi upward communication dan horizontal communication, sedangkan indikator kerjasama tim terdiri dari tanggung jawab bersama, saling memotivasi, orientasi kemampuan maksimal, komunikasi efektif, resolusi konflik, dan pemanfaatan keahlian. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk komunikasi organisasi memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan terhadap kerjasama tim. Temuan ini mempertegas pentingnya penerapan komunikasi terbuka dan terstruktur pada fase prakrisis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan efektivitas pelaksanaan misi, khususnya dalam konteks organisasi militer.</span></p>Habibah AprilianiDwi Rini Sovia Firdaus
Copyright (c) 2026 Jurnal Lestari Sosial Budaya
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-07-012026-07-01110