Persepsi Masyarakat Terhadap Gangguan Mental Di Film Joker

Authors

  • Ridwan Sadewo Universitas Pakuan Bogor

Keywords:

Film, Gangguan Mental, Film Joker, Persepsi Masyarakat

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat di Kelurahan Sindangbarang, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor terhadap Gangguan Mental di Film Joker, mendeskripsikan karakteristik audiens, mengetahui persepsi masyarakat, dan menganalisis hubungan antara karakteristik audiens dengan persepsi masyarakat Kelurahan Sindang Barang. Indikator yang digunakan untuk menggambarkan karakteristik audiens adalah jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. Indikator yang digunakan untuk menggambarkan variabel persepsi adalah kognitif, afektif dan konatif. Penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling, yaitu Purposive sampling dimana peneliti menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan jumlah 100 responden. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis chi square dan rank spearman. Hasil perhitungan antara karakteristik dengan persepsi masyarakat diketahui bahwa jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan afektif dan konatif, namun memiliki hubungan dengan kognitif. Usia tidak memiliki hubungan sama sekali dengan kognitif, afektif dan konatif. Pekerjaan tidak memiliki sama sekali hubungan dengan kognitif, afektif dan konatif. Pekerjaan tidak memiliki hubungan sama sekali dengan kognitif afektif dan konatif. Pendidikan tidak memiliki hubungan dengan kognitif dan konatif, namun memiliki hubungan dengan afektif.

References

Abidin, Yusuf Zainal. 2015. “Manajemen Komunikasi: Filosofi, Konsep, Dan Aplikasi.” P. 331. in Pustaka Setia. Bandung: Pustaka Setia.

Bungin, Burhan. 2012. “Analisis Data Penelitian Kualitatif.” P. 72 in. Jakarta: Rajawali Pers.

Burlian, Paisol. 2016. “Patologi Sosial.” P. 68 in. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Cangara, Hafied. 2016. “Pengantar Ilmu Komunikasi (Edisi Kedua).” Pp. 25, 20, 21, 22, 134 in Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Jalaluddin, Rakhmat. 2011. “Psikologi Komunikasi.” Pp. 50, 54–57, 60 in. Remaja Rosdakarya.

Kartono, Kartini. 2011. “Patologi Sosial 3: Gangguan-Gangguan Kejiwaan.” Pp. 72, 68, 89 in. Rajawali Pers.

Laporan Nasional Riskesdas. 2018. “Laporan Nasional Riskesdas 2018.” Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan 198.

Morissan, M. A. 2013. “Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio & Televisi Ed. Revisi.” Pp. 7. 13. 179, 180, 181, 183, 184 in. Prenada Media.

Muhliansyah. 2018. “Pengaruh Kesesakan Dan Adaptasi Terhadap Stress Lingkungan.” Psikoborneo 6(3):342–43.

Radarbogor.id. 2017. “1.021 Warga Bogor Sakit Jiwa.” radarbogor.id.

Siyoto, Sandu, and Ali Sodik. 2015. “DASAR METODOLOGI PENELTIAN.” Pp. 11, 66 in Literasi Media Publishing. Literasi Media Publishing.

Tim Riskesdas Jawa Barat. 2019. “Laporan Provinsi Jawa Barat Riskesdas 2018.” Lembaga Penerbit Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan 193, 197.

Umar, Husein. 2013. “Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis.” P. 55 in. Raja Grafindo Persada.

Walgito, Bimo. 2012. “Pengantar Psikologi Umum.” Pp. 99, 90, 101 in Yogyakarta: Andi Ofset. Yogyakarta: Andi Offset.

Yanuardianto, Elga. 2019. “Teori Kognitif Sosial Albert Bandura (Studi Kritis Dalam Menjawab Problem Pembelajaran Di Mi).” Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 1(2):96,97, 103. doi:10.36835/au.v1i2.235.

Additional Files

Published

05-01-2026

How to Cite

Sadewo, R. (2026). Persepsi Masyarakat Terhadap Gangguan Mental Di Film Joker. Jurnal Lestari Sosial Budaya, 2(2), 106–116. Retrieved from https://jlsb-fisib.unpak.ac.id/index.php/JLSB/article/view/52

Issue

Section

Articles